Sofyan Basir Divonis Bebas, KPK Pertimbangkan Ajukan Banding

0
9
00281442
00281442

Sofyan Basir Divonis Bebas, KPK Pertimbangkan Ajukan Banding

Majelis Hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi telah menjatuhkan vonis bebas pada mantan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir pada Senin (4/11). Sebelumnya, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi melayangkan tuntutan pada Basir berupa 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Terkait hal ini, KPK mengaku akan mendiskusikan terlebih dahulu vonis bebas Sofyan sebelum menetapkan langkah aturan lanjutan. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menuturkan bahwa melaksanakan pengajuan banding memerlukan waktu selama beberapa hari.

“Ya kan permohonan banding itu perlu waktu,” kata Laode di gedung KPK, Jakarta, Senin (4/11). “Punya waktu antara sehari, dua hari, tiga hari. Biasanya jaksa-jaksanya tiba ke kantor dulu untuk itu niscaya mereka ambil perilaku pikir-pikir.”

Syarif menyampaikan bahwa jaksa penuntut umum yang menangani masalah Sofyan akan melaporkan terlebih dahulu kepada pimpinan KPK. KPK, dikatakannya, akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengambarkan perbuatan Sofyan terkait kaus dugaan tindak korupsi. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mampu mengambarkan itu,” tegas Laode.

Penetapan vonis bebas terhadap Basir merupakan sejarah gres dalam Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Oleh karena itu, pihak KPK akan betul-betul mempelajarinya sebelum mengambil perilaku lanjutan. “Kita ingin pelajari lebih detail lagi untuk memilih perilaku selanjutnya,” ujar Laode.

Sebelumnya pada Senin (7/10) lalu, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Sofyan dengan eksekusi lima tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Sofyan didakwa mengetahui planning derma uang suap dari pemegang saham Blackgold Natural Resources, Johanes Budisutrisno Kotjo kepada Partai Golkar.

Namun, Majelis Hakim menilai Basir tidak terbukti memfasilitasi derma suap tersebut sehingga mantan Dirut PLN itu pun divonis bebas. “Mengadili, menyatakan terdakwa Sofyan Basir tidak terbukti secara sah dan meyakinkan sebagaimana dakwaan pertama dan kedua,” ujar Hakim Ketua Hariono kala membacakan amar putusan, Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (4/11).

BACA JUGA:  Sempat Jadi Sorotan, Revisi Aturan Baju Muslim Di SDN Gunungkidul Malah Dicabut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.