Dianggap Warisan Kolonial Belanda, Pemerintah Diminta Ganti Seragam PNS

0
9
00281436
00281436

Dianggap Warisan Kolonial Belanda, Pemerintah Diminta Ganti Seragam PNS

Anggota dewan perwakilan rakyat RI yang juga tokoh budaya Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta supaya pemerintah mau mengubah hukum seragam yang diterapkan pada Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemerintah yang dimaksud di sini yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Menteri Agama.

Menurut Dedi, ketentuan mengenai seragam ASN yang ada dikala ini merupakan warisan semenjak zaman kolonial Belanda. Ia lalu mencontohkan seragam sehari-hari PNS yang mempunyai lengan pendek berbahan wol atau biasa disebut jas tongki.

Menurutnya, pakaian tersebut yakni yang biasa digunakan oleh orang Belanda untuk berburu. “Itu pakaian gaya Belanda yang biasa digunakan untuk berburu,” kata Dedi dilansir dari Kompas, Senin (4/11).

Selain tak cokok dilihat dari segi budaya, pakaian semacam itu juga dianggap kurang sesuai dengan kondisi iklim di Indonesia. Sebab, pakaian berbahan wol biasa digunakan di kawasan hambar sedangkan kondisi itu bertolak belakang dengan Indonesia yang mempunyai iklim panas. Sebaliknya, ia menyebut bahwa materi sutera lebih baik untuk digunakan di Indonesia.

“Suhu Indonesia itu cocoknya menggunakan pakaian dari sutera,” lanjut Dedi. “Bahan baku sutera itu masuk alam Indonesia.”

Bukan hanya seragam ASN, Dedi juga menyoroti pakaian untuk pejabat legislatif yang biasa digunakan di program resmi. Saat program resmi atau mengambil keputusan, para pejabat legislatif biasa menggunakan pakaian sipil lengkap (PSL) yang berupa baju jas dengan dasi.

Buntutnya, pakaian-pakaian semacam itu menciptakan badan menjadi gerah sehingga mau tak mau harus menggunakan pendingin ruangan untuk menyesuaikannya. Akibatnya, menyalakan pendingin ruangan yang terus-menerus juga tak baik untuk lingkungan alasannya yakni mampu ikut menyumbang pemanasan global. “Agar suhu dingin, maka harus menggunakan AC dengan PK tinggi dan itu akan merusak lapisan ozon,” tegas Dedi.

BACA JUGA:  Indonesia Gelar 'Black Friday', 300 Brand Di 70 Kota Bakal Beri Diskon Besar Hingga 16 Hari

Ia pun menyarankan supaya seragam PNS dibentuk lebih khas nusantara. “Sehingga akan tercipta keragaman budaya dan identitas budaya mereka tidak terhapus,” imbuh Dedi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.