Twitter Batasi Jumlah Akun Yang Diikuti Pengguna

0
201
Twitter 696x465
Twitter 696x465

Guna memerangi akun spam dan bot di platformnya, Twitter mengumumkan perubahan hukum dalam mengikuti akun. Setiap pengguna sekarang dibatasi mengikuti sampai 400 akun (saja) per hari.

Perubahan ini menandai penurunan yang cukup besar dari batas sebelumnya, yang memungkinkan sampai 1.000 akun dalam satu hari. Kendati demikian, jumlah itu tetap tergolong banyak dari rata-rata akun yang diikuti pengguna ‘manusia’ biasa dalam kurun waktu 24 jam.

“Sebagai bab dari janji kami untuk membangun layanan yang sehat, kami tetap fokus untuk menghentikan spam dan penyalahgunaan di Twitter,” kata juru bicara Twitter kepada Engadget (8/4/2019).

“Kami menemukan bahwa mempunyai tingkat tindak harian yang tinggi berkontribusi pada churn pengikut, dan sebagai hasilnya, kami mengurangi batas tingkat tindak harian dari 1.000 menjadi 400.”

Churn, berdasarkan Twitter, yakni proses mengikuti dan berhenti mengikuti sebuah akun. Proses ini (biasanya) dilakukan untuk menerima perhatian pengguna dan mencoba menciptakan orang untuk mengikuti kembali untuk memperbanyak jumlah pengikut seseorang.

Perubahan hukum ini yakni upaya terbaru Twitter untuk mengurangi akun spam dan bot. Sebelumnya, tahun lalu, perusahaan menindak “tweeting massal” yang memungkinkan akun untuk men-tweet konten yang sama dari beberapa akun.

Perusahaan juga menambahkan alat pelaporan gres yang memungkinkan pengguna ‘manusia’ untuk menandai bot dan mengajukan proses verifikasi yang mengharuskan pengguna untuk mengkonfirmasi identitas mereka dengan nomor telepon atau alamat email dikala menciptakan akun baru.

BACA JUGA:  5 Hal Penting Sebelum Menjual Mac atau MacBook Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.