Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan & Pengetahuan Umum · 28 Jul 2023 09:52 WIB ·

Awalan dan Kata Depan ‘di’: Penggunaan dan Penulisannya yang Benar


 Sumber Foto: Tulisanrakyat.com/Unsplash/lilartsy Perbesar

Sumber Foto: Tulisanrakyat.com/Unsplash/lilartsy

Tulisanrakyat.com – Belakangan ini sering saya amati banyak penulisan di dalam Bahasa Indonesia baik dalam tulisan formal maupun informal, baik dalam bentuk artikel, chat, teks, komentar, dan lain-lainnya banyak yang menuliskan awalan ‘di’ secara terpisah seperti contoh pada gambar di bawah ini.

Awalan dan Kata Depan ‘di’: Penggunaan dan Penulisannya yang Benar

Sumber Foto: Tulisanrakyat.com/EddieWinarto

Manakah yang benar penulisannya? Dipisah atau disambung? Atau memangkah ada perubahan di dalam penulisannya?

Penulisan awalan atau kata depan ‘di’ yang salah pada akhirnya akan mengakibatkan arti suatu kalimat juga akan ikut berubah.

BACA JUGA: Awalan (Prefix) de- dalam Bahasa Inggris: Makna dan Fungsinya

Maka dari itu, sebagai seorang yang peduli terhadap kaidah bahasa yang baik dan benar, kita perlu memperbaiki berbagai kebiasaan penulisan bahasa sehari-hari yang kurang tepat.

Tujuan dari menulis kata di dalam suatu kalimat agar informasi yang ingin disampaikan dapat dipahami secara jelas dan mudah.

Menurut kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, penulisan awalan ‘di’ haruslah disambung atau dirangkai jadi satu.

BACA JUGA: Nama Keluarga (Surname): Identitas dan Entitas Keluarga yang Digunakan dari Generasi ke Generasi

Mungkin ada baiknya jika kita buat perbandingan dengan awalan ‘me’ agar lebih mudah dipahami.

Awalan ‘me

Kata dasarPenulisan awalan ‘me’ (disambung, aktif)
bahasmembahas
belimembeli
jualmenjual
kerjamengerjakan
makanmemakan
siapmenyiapkan
tulismenulis

Lalu bandingkan dengan awalan ‘di’ di bawah ini:

Penulisan awalan ‘di’ yang benar  (disambung, pasif)Kesalahan umum dalam penulisan (ditulis secara terpisah)
dibahasdi bahas
dibelidi beli
dijualdi jual
dikerjakandi kerjakan
dimakandi makan
disiapkandi siapkan
ditulisdi tulis

Jadi fungsi awalan ‘di’ adalah untuk membentuk verba pasif (kata kerja pasif) dan selalu dirangkai atau digabung penulisannya dengan kata berikutnya seperti pada contoh di atas.

Contoh penggunaannya dalam kalimat:

Buku  itu ditulis oleh Eddie W dan diterbitkan oleh Penerbit Salemba Empat.

Sedangkan kata depan ‘di’ adalah kata yang digunakan utuk menunjukkan tempat. Ada baiknya kita bandingkan dengan kata depan ‘ke’ agar lebih mudah dipahami.

Menuju lokasi Ada di lokasi
ke Bandungdi Bandung
ke Jakartadi Jakarta
ke kantindi kantin
ke kantordi kantor
ke kebundi kebun
ke pantaidi pantai
ke restorandi restoran
ke ruang kelasdi ruang kelas
ke rumahdi rumah
ke sekolahdi sekolah

Dari contoh-contoh di atas, jelaslah bahwa penulisan kata depan harus dipisah dengan kata yang menunjukkan tempat.

Contoh penggunaannya dalam kalimat:

Presentasi akan dilakukan di ruang kelas.

Para wisatawan asing akan diikutsertakan dalam lomba balap karung di tepi pantai.

Dari kedua kalimat di atas, 2 kata ‘di’ pertama (dilakukan dan diikutsertakan) merupakan awalan dan penulisannya harus selalu disambung  dan kata ‘di’ kedua (di ruang kelas dan di tepi pantai) merupakan kata depan dan penulisannya harus dipisah.

Demikian artikel singkat kita hari ini. Semoga bermanfaat. Akhir kata, pergunakanlah Bahasa Indonesia dengan baik dan benar.**

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akhiran S (Suffix S) dan Apostrophe (‘) S

28 March 2024 - 10:14 WIB

Akhiran S atau Suffix S dan Apostrophe S adalah dua hal yang perlu mendapatkan perhatian dari mereka yang belajar Bahasa Inggris.

Wajib Belajar Pendidikan Dasar: Kenapa Harus 6 dan Lalu 9 Tahun?

25 March 2024 - 15:34 WIB

Wajib Belajar Pendidikan Dasar merupakan program Pemerintah untuk menjawab kebutuhan dan tantangan zaman di masa depan.

Haus dan Lapar: Thirsty and Hungry

6 March 2024 - 10:18 WIB

Pada bulan Ramadhan kaum muslimin di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa, yaitu menahan rasa haus dan lapar.

Juga

17 February 2024 - 06:47 WIB

Di dalam konteks kaidah Bahasa Indonesia, kata ‘juga’ bisa digunakan untuk menyatakan persetujuan baik dalam kalimat positif maupun negatif.

Word Order

16 February 2024 - 21:08 WIB

Word order secara harfiah adalah susunan (tatanan) kata. Susunan kata bisa mempengaruhi makna suatu kata majemuk, frasa atau bahkan kalimat.

Mumpung dan Aji Mumpung

24 January 2024 - 07:18 WIB

Kata ‘mumpung’ adalah kata keterangan dan sering dimajemukkan dengan kata ‘aji’, menjadi ‘aji mumpung’ yang berfungsi sebagai kata benda.
Trending di Pendidikan & Pengetahuan Umum