Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan & Pengetahuan Umum · 1 Nov 2023 06:16 WIB ·

‘Buaya Darat’ dan ‘Buaya Sungai’: Mana yang Lebih Setia?


 Sumber Foto: Tulisanrakyat.com/Google/EditedbyEddie Perbesar

Sumber Foto: Tulisanrakyat.com/Google/EditedbyEddie

Tulisanrakyat.com – Dilansir dari laman Wikipedia, ‘buaya’ adalah reptil (hewan melata) besar yang hidup di air terutama di sungai-sungai.

Secara ilmiah, buaya meliputi seluruh spesies anggota family Crocodylidae, termasuk pula buaya sepit. Meski demikian nama ini juga termasuk ‘buaya’ alligator, kaiman dan gavial serta kerabat buaya lainnya.

Buaya sepit adalah spesies mirip buaya (crocodile-like species) namun bukan merupakan anggota genus buaya sejati (true crocodile) yang ukuran tubuhnya lebih kecil dan pendek, dengan panjang maksimal hanya 3,5 meter.

BACA JUGA: Apa Hubungan Wanita dengan Kucing? Kenapa Banyak Istilah Yang Berhubungan dengan Wanita Dikaitkan dengan Kucing?

Bentuk moncong runcing dan sempit. Buaya sepit seringkali disebut false gharial.

Ternyata menurut zoologist (ahli hewan), ‘buaya’ itu hewan yang paling setia dengan pasangannya, dan sudah diteliti secara ilmiah dan benar adanya.

Bahkan masyarakat Betawi sepertinya pun tahu kesetiaan buaya sehingga mereka menggunakan ‘buaya’ sebagai ‘simbol kesetiaan’ saat pesta pernikahan. Keren…ya.

BACA JUGA: Love and War: Tug of Love and Tug of War

Tetapi kenapa ‘lelaki yang tidak setia’ sering disebut ‘buaya darat’? Konon etimologi ini merujuk pada pria yang suka menggoda atau mendekati banyak wanita tanpa berniat menjalin hubungan yang berarti atau serius.

Kalau sebaliknya, sang wanita yang suka menggoda banyak pria, apa donk namanya? Kalau wanita itu sudah menikah dan namanya Aya, tetap dijuluki bu Aya darat atau bu Aya genit kali ya…hehe.

Kesimpulannya, buaya yang hidup di sungai itu lebih setia daripada buaya-buaya yang hidup di darat (baca: para pria).

Sebagai informasi tambahan, buaya merupakan hewan yang sangat dilindungi loh, terutama di negara Australia.

Bahkan bagi siapa saja yang membunuh buaya, akan dikenakan sanksi pidana seperti dijebloskan ke penjara atau diharuskan membayar denda yang relatif cukup besar.

Konon, dilansir dari laman Kompas.com, pada tahun 2018, ada seorang pria bernama Orchard di negara bagian Queensland yang dikenakan sanksi pidana dengan membayar denda sebesar 10.000 dolar Australia atau kurang lebih sebesar Rp100 juta.

Pria tersebut oleh pengadilan setempat dinyatakan telah terbukti bersalah membunuh (dengan cara menembak mati) seekor buaya besar berukuran 5,2 meter dan berusia hampir satu abad.

Unik ya…Kalau yang terjadi sebaliknya, buaya yang membunuh manusia, ia tidak akan dikenakan sanksi pidana apa pun. Seringkali dijumpai buaya-buaya di sana masuk ke pemukiman penduduk atau ke kolam renang.

Ayo, para buaya darat pindah ke Australia agar terlindungi…hehe.

Buaya, kecuali buaya darat, adalah hewan yang paling setia dengan pasangannya, dan sudah diteliti secara ilmiah dan benar adanya.

Last but not least, but it’s just for a joke. Bagaimana kita bisa tahu seorang pria itu setia atau tidak? Mudah banget, yaitu dari cara dia bertepuk tangan.

Jika ia bertepuk tangan seperti gambar di atas layaknya mulut buaya artinya dia pria setia seperti setianya buaya sungai tapi jika sebaliknya, yang digerakkan bagian belakang telapak tangannya berulang-ulang buka tutup maka ia buaya darat. Hehe…you now I mean…(only for adults).

 

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akhiran S (Suffix S) dan Apostrophe (‘) S

28 March 2024 - 10:14 WIB

Akhiran S atau Suffix S dan Apostrophe S adalah dua hal yang perlu mendapatkan perhatian dari mereka yang belajar Bahasa Inggris.

Wajib Belajar Pendidikan Dasar: Kenapa Harus 6 dan Lalu 9 Tahun?

25 March 2024 - 15:34 WIB

Wajib Belajar Pendidikan Dasar merupakan program Pemerintah untuk menjawab kebutuhan dan tantangan zaman di masa depan.

Haus dan Lapar: Thirsty and Hungry

6 March 2024 - 10:18 WIB

Pada bulan Ramadhan kaum muslimin di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa, yaitu menahan rasa haus dan lapar.

Juga

17 February 2024 - 06:47 WIB

Di dalam konteks kaidah Bahasa Indonesia, kata ‘juga’ bisa digunakan untuk menyatakan persetujuan baik dalam kalimat positif maupun negatif.

Word Order

16 February 2024 - 21:08 WIB

Word order secara harfiah adalah susunan (tatanan) kata. Susunan kata bisa mempengaruhi makna suatu kata majemuk, frasa atau bahkan kalimat.

Mumpung dan Aji Mumpung

24 January 2024 - 07:18 WIB

Kata ‘mumpung’ adalah kata keterangan dan sering dimajemukkan dengan kata ‘aji’, menjadi ‘aji mumpung’ yang berfungsi sebagai kata benda.
Trending di Pendidikan & Pengetahuan Umum