Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan & Pengetahuan Umum · 4 Sep 2023 16:16 WIB ·

Dangling Modifier: Apa dan Mengapa Perlu Dihindari


 Sumber Foto: Tulisanrakyat.com/Freepik Perbesar

Sumber Foto: Tulisanrakyat.com/Freepik

Tulisanrakyat.com – Dalam dunia bahasa dan tata bahasa, terdapat berbagai aturan yang harus diikuti agar teks kita menjadi jelas dan mudah dimengerti. Salah satu konsep yang sering diabaikan adalah “dangling modifier” atau keterangan yang menggantung.

Artikel ini akan menjelaskan apa itu dangling modifier, mengapa perlu dihindari, dan bagaimana cara mengatasi masalah ini.

BACA JUGA: The Future Simple Tense vs Future Perfect Tense

Apa itu Dangling Modifier?

Dangling modifier adalah sebuah kata atau frasa yang digunakan untuk menerangkan kata tertentu dalam suatu kalimat, tetapi kata tersebut tidak jelas atau tidak ada dalam kalimat itu sendiri.

Ini sering terjadi ketika penulis menggunakan deskripsi tambahan tanpa mengidentifikasi subjek yang sebenarnya.

Contoh:

While waiting for the bus, the rain began to pour.

Dangling Modifier: “While waiting for the bus”

Frasa di atas, “While waiting for the bus”, seolah-olah menyiratkan bahwa hujanlah yang sedang menunggu bus. Padahal, bukan itu yang dimaksud. (Untuk cara merevisinya, lihat contoh sebelum “kesimpulan”).

BACA JUGA: Consonant Digraph vs Consonant Blend: Definisi dan Contohnya

Mengapa Perlu Dihindari?

1. Ketidakjelasan: Dangling modifier dapat mengakibatkan ketidakjelasan dalam teks. Pembaca mungkin bingung atau salah mengartikan kalimat karena tidak dapat mengidentifikasi apa yang dimaksud oleh modifikasi tersebut.

2. Kekurangan Keteraturan: Kalimat yang mengandung hal tersebut dapat membuat tulisan terlihat tidak teratur dan kurang terorganisir. Ini dapat mengganggu alur baca dan pemahaman.

3. Kekurangan Kredibilitas: Penulisan yang mengandung banyak dangling modifier dapat merusak kredibilitas penulis. Pembaca mungkin merasa bahwa penulis tidak menguasai tata bahasa dengan baik.

Cara Menghindarinya

1. Identifikasi Subjek yang Jelas

Pastikan bahwa kata atau frasa yang digunakan sebagai keterangan memiliki subjek yang jelas dalam kalimat. Ini membantu pembaca untuk mengerti dengan tepat siapa atau apa yang dimaksud.

2. Periksa Struktur Kalimat

Perhatikan struktur kalimat Anda. Pastikan bahwa kata atau frasa yang menjadi keterangan langsung terkait dengan kata yang dimaksud dalam kalimat.

3. Revisi Kalimat

Jika Anda menemukannya dalam tulisan Anda, revisilah kalimat tersebut untuk membuatnya lebih jelas. Anda mungkin perlu mengubah urutan kata atau menambahkan subjek yang sesuai.

Contoh:

While waiting for the bus, the rain began to pour.

Dangling modifier: “While waiting for the bus”

Frasa di atas, “While waiting for the bus”, seolah-olah menyiratkan bahwa hujanlah (the rain) yang sedang menunggu bus. Padahal, bukan itu yang dimaksud.

Revisi: While I was waiting for the bus, the rain began to pour.

Perhatikan contoh-contoh berikutnya di bawah ini.

Running to catch the bus, my wallet fell out of my pocket.

Dangling modifier: “Running to catch the bus”

Frasa di atas, “Running to catch the bus”, seolah-olah menyiratkan bahwa dompet sayalah (my wallet) yang berlari mengejar bus.

Revisi: Running to catch the bus, I dropped my wallet out of my pocket.

Eager to impress the boss, the report was completed ahead of time.

Dangling modifier: “Eager to impress the boss”

Frasa di atas, “Eager to impress the boss”, seolah-olah menyiratkan bahwa laporanlah (the report) yang ingin membuat bos terkesan.

Revisi: Eager to impress the boss, the secretary completed the report ahead of time.

Kesimpulan

Dangling modifier adalah kesalahan umum dalam penulisan yang dapat mengganggu pemahaman pembaca dan mengurangi kualitas teks.

Untuk menghindarinya, penting untuk memastikan bahwa kata atau frasa yang digunakan sebagai keterangan memiliki hubungan yang jelas dengan subjek kalimat.

Dengan menghindarinya, Anda dapat meningkatkan kualitas tulisan Anda dan membuatnya lebih mudah dimengerti oleh pembaca.**

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akhiran S (Suffix S) dan Apostrophe (‘) S

28 March 2024 - 10:14 WIB

Akhiran S atau Suffix S dan Apostrophe S adalah dua hal yang perlu mendapatkan perhatian dari mereka yang belajar Bahasa Inggris.

Wajib Belajar Pendidikan Dasar: Kenapa Harus 6 dan Lalu 9 Tahun?

25 March 2024 - 15:34 WIB

Wajib Belajar Pendidikan Dasar merupakan program Pemerintah untuk menjawab kebutuhan dan tantangan zaman di masa depan.

Haus dan Lapar: Thirsty and Hungry

6 March 2024 - 10:18 WIB

Pada bulan Ramadhan kaum muslimin di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa, yaitu menahan rasa haus dan lapar.

Juga

17 February 2024 - 06:47 WIB

Di dalam konteks kaidah Bahasa Indonesia, kata ‘juga’ bisa digunakan untuk menyatakan persetujuan baik dalam kalimat positif maupun negatif.

Word Order

16 February 2024 - 21:08 WIB

Word order secara harfiah adalah susunan (tatanan) kata. Susunan kata bisa mempengaruhi makna suatu kata majemuk, frasa atau bahkan kalimat.

Mumpung dan Aji Mumpung

24 January 2024 - 07:18 WIB

Kata ‘mumpung’ adalah kata keterangan dan sering dimajemukkan dengan kata ‘aji’, menjadi ‘aji mumpung’ yang berfungsi sebagai kata benda.
Trending di Pendidikan & Pengetahuan Umum