Menu

Mode Gelap
 

Collection · 1 Jul 2023 11:51 WIB ·

Gaya Arsitektur Scandinavian: Pengertian dan Ciri-Cirinya


 Sumber Foto: Tulisanrakyat.com/TriHaryadi Perbesar

Sumber Foto: Tulisanrakyat.com/TriHaryadi

Tulisanrakyat.com – Arsitektur gaya Scandinavian akhir-akhir ini semakin trending di Indonesia.

Gaya arsitektur ini adalah gaya arsitektur yang berasal dari negara-negara Skandinavia, yaitu Denmark, Norwegia, dan Swedia.

Gaya ini dikenal dengan desain yang minimalis, fungsional, dan memanfaatkan sumber daya alami secara efisien.

BACA JUGA: Mau Membeli Rumah? Perhatikan 11 Tips dari Agen Properti Profesional di Bawah Ini Sebelum Anda Membeli

Berikut adalah beberapa ciri khas dari arsitektur Scandinavian:

  1. Kesederhanaan: Arsitektur gaya Scandinavian menekankan kesederhanaan dalam desainnya. Bentuk-bentuk yang simpel, garis lurus, dan tanpa hiasan yang berlebihan menjadi ciri khas utamanya. Prinsip “less is more” sangat diterapkan dalam gaya ini.
  2. Penekanan pada cahaya alami: Dalam iklim Skandinavia yang cenderung gelap, arsitektur gaya Scandinavian berusaha untuk memaksimalkan penggunaan cahaya alami. Jendela-jendela besar, atap yang tinggi, dan penggunaan warna-warna cerah membantu memperbanyak cahaya masuk ke dalam ruangan.
  3. Material alami: Arsitektur gaya Scandinavian menggunakan material alami seperti kayu, batu, dan logam sebagai bahan utama. Penggunaan kayu dalam konstruksi dan elemen dekoratif sangat umum dalam gaya ini. Kayu sering kali dibiarkan terlihat alami tanpa banyak perawatan atau pewarnaan.
  4. Fungsi dan utilitas: Gaya ini sangat berfokus pada fungsi dan utilitas ruang. Desainnya cenderung praktis dan efisien, dengan penempatan yang baik untuk memaksimalkan penggunaan ruang. Ruang terbuka, aliran yang lancar antar-ruangan, dan fleksibilitas dalam penggunaan ruang adalah beberapa prinsip yang dijunjung tinggi.
  5. Sentuhan minimalis: Arsitektur gaya Scandinavian cenderung menghindari hiasan yang berlebihan. Ruang yang bersih dan minimalis dengan furnitur yang sederhana dan desain yang bersih menjadi karakteristik penting dari gaya ini.
  6. Integrasi dengan alam: Arsitektur Scandinavian sering kali mencoba untuk menyatu dengan lingkungannya. Desain bangunan yang terbuka, kaca yang banyak digunakan, dan teras yang luas memungkinkan orang untuk menikmati pemandangan alam sekitar dan memberikan kesan adanya hubungan yang erat antara bangunan dan alam.

Secara keseluruhan, arsitektur Scandinavian menekankan kesederhanaan, fungsionalitas, dan keterhubungan dengan alam.

Gaya ini telah menjadi populer di seluruh dunia karena keindahan desainnya yang bersahaja dan penggunaan material alami yang ramah lingkungan.**

Artikel ini telah dibaca 144 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hijab Bukanlah Helm Tetapi Keduanya Sama-sama Penutup Kepala

5 April 2024 - 14:35 WIB

Hijab dan helm yang menjadi topik bahasan saya di artikel kali ini terkait dengan wanita pengendara motor.

Tidur Secukupnya: Life Is So Short

25 March 2024 - 09:42 WIB

Kesehatan tidur atau lebih dikenal dengan istilah sleep hygiene yang mengacu pada kebiasaan, perilaku dan faktor lingkungan yang sehat.

Tumben

21 March 2024 - 09:40 WIB

Menurut KBBI, ‘tumben’ bermakna (1) mula-mula sekali; (2) ganjil benar kali ini (tidak sebagai biasa atau menyalahi dugaan).

Bandel dan Nakal: Negatifkah Konotasinya?

15 March 2024 - 13:13 WIB

Secara umum, awalnya kata bandel dan nakal tersebut identik dengan perilaku anak-anak yang kurang baik seperti telah didefinisikan oleh KBBI.

Jaywalking, Zebra Cross, and Pelican Crossing

1 March 2024 - 10:05 WIB

Di negara seperti Amerika, Inggris, dan Korea Selatan jaywalking dianggap melanggar hukum dan bisa dikenakan sanksi, termasuk di Indonesia.

Nama Negara dan Kota Yang Disebut Berbeda di Dalam Bahasa Inggris dan Indonesia

29 February 2024 - 08:59 WIB

Ada cukup banyak nama tempat, kota dan negara di seluruh dunia yang ditulis atau dilafalkan secara berbeda oleh orang Inggris.
Trending di Collection