Menu

Mode Gelap
 

Health · 17 Jun 2023 12:37 WIB ·

Gejala Rabies pada Manusia: Ancaman Serius yang Perlu Diketahui


 Sumber Foto: Tulisanrkyat.com/Pixabay/NicholasDemetriades Perbesar

Sumber Foto: Tulisanrkyat.com/Pixabay/NicholasDemetriades

Tulisanrakyat.com – Dalam artikel ini, kita akan membahas gejala-gejala rabies pada manusia, pengaruhnya terhadap kesehatan, serta langkah-langkah yang harus diambil untuk pencegahan dan penanganan yang tepat.

Rabies adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini dapat menyerang berbagai hewan, termasuk manusia, dan memiliki tingkat kematian yang tinggi jika tidak segera diobati.

Rabies merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus rabies yang ditularkan melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi.

BACA JUGA: Hewan Kurban: Syarat yang Diatur dalam Islam

Virus ini menyerang sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan gangguan neurologis yang parah. Rabies dikenal sebagai penyakit yang mematikan, dengan tingkat kelangsungan hidup yang rendah jika tidak segera diobati.

Gejala Rabies:

Gejala rabies pada manusia dapat muncul dalam dua fase. Fase pertama, yang disebut fase prodromal, biasanya berlangsung selama 2 hingga 10 hari setelah terpapar virus.

BACA JUGA: Perawatan Rutin Bagian-Bagian Motor yang Perlu Diperhatikan

Pada fase ini, gejalanya sering mirip dengan infeksi virus biasa, seperti demam, sakit kepala, kelelahan, dan tidak enak badan. Selain itu, beberapa orang juga dapat mengalami gatal-gatal atau kesemutan di area gigitan.

Setelah fase prodromal, penyakit ini berkembang menjadi fase akut. Gejalanya meliputi kecemasan, gangguan tidur, sulit menelan, kebingungan, gelisah, dan sensitivitas terhadap rangsangan cahaya, suara, dan air (hidrofobia).

Penderita rabies juga dapat mengalami kelumpuhan otot, kejang-kejang, dan perilaku agresif atau bermusuhan.

Fase akut penyakit ini berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu, dan kemudian diikuti oleh koma dan kematian.

Pengaruh Terhadap Kesehatan:

Rabies dapat memiliki dampak serius pada kesehatan manusia. Begitu virus masuk ke sistem saraf pusat, pengobatan menjadi sangat sulit.

Tanpa pengobatan yang tepat setelah terpapar virus rabies, penyakit ini hampir selalu berujung pada kematian.

Oleh karena itu, penting untuk segera mencari perawatan medis setelah terkena gigitan hewan yang dicurigai terinfeksi rabies.

Pencegahan dan Penanganan:

Pencegahan adalah langkah terbaik dalam mengatasi rabies. Berikut adalah beberapa tindakan pencegahan yang dapat diambil:

  1. Vaksinasi Hewan: Vaksinasi hewan, terutama anjing dan kucing, merupakan langkah kunci dalam pencegahan rabies. Pastikan hewan peliharaan Anda mendapatkan vaksin rabies secara teratur sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh dokter hewan.
  2. Hindari Kontak dengan Hewan Liar: Menghindari kontak langsung dengan hewan liar yang berpotensi terinfeksi rabies adalah langkah pencegahan yang penting. Jika Anda menemukan hewan liar yang terluka atau berperilaku aneh, laporkan kepada otoritas setempat.
  3. Pencarian Perawatan Medis: Jika Anda atau seseorang tergigit oleh hewan yang dicurigai terinfeksi rabies, segera mencuci luka dengan sabun dan air mengalir. Kemudian cari perawatan medis segera untuk mendapatkan penilaian dan vaksinasi yang diperlukan.
  4. Kesadaran dan Edukasi: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang rabies dan cara penularannya sangat penting. Edukasi tentang gejala, pencegahan, dan penanganan rabies dapat membantu masyarakat untuk mengambil tindakan yang tepat jika terpapar virus ini.

Kesimpulan:

Rabies merupakan penyakit serius yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Mengenali gejala-gejala rabies pada manusia adalah langkah penting untuk mencari perawatan medis yang diperlukan.

Penting juga untuk menerapkan tindakan pencegahan, seperti vaksinasi hewan dan menghindari kontak dengan hewan liar, guna melindungi diri kita dan komunitas dari ancaman rabies.**

Artikel ini telah dibaca 192 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bagaimana Agar Kita Tak Mudah Lupa dengan Apa Yang Kita Pelajari?

25 November 2023 - 06:20 WIB

Menjadi lupa itu tidak terbatas pada usia karena banyak orang yang usianya relatif masih muda juga mudah lupa.

Alzheimer: Apa dan Bagaimana Mencegahnya

22 September 2023 - 09:31 WIB

Melalui pemahaman, pencegahan, dan dukungan, kita dapat bergerak menuju dunia yang lebih baik tanpa Alzheimer.

Fidgeting: Definisi dan Bentuknya

13 September 2023 - 09:05 WIB

Mengenali kebiasaan fidgeting Anda dan mencoba mengendalikannya dapat membantu Anda berinteraksi lebih efektif.

Hiponatremia: Bahaya di Balik Konsumsi Air Putih Berlebihan

18 August 2023 - 19:02 WIB

Salah satu risiko yang jarang disadari dari minum air putih dalam jumlah yang berlebihan adalah terjadinya hiponatremia.

Cedera ACL, Penghambat Karier Bagi Banyak Atlet Muda

18 August 2023 - 18:40 WIB

Penyembuhan total cedera ACL yang bisa memakan waktu sampai sembilan bulan. Mengapa cedera ACL bisa memakan waktu sampai sembilan bulan?

Cacar, Dari Dahulu Hingga Kini

10 August 2023 - 07:20 WIB

Virus variola adalah penyebab dari terjadinya penyakit cacar (smallpox), berbeda dengan cacar air (chickenpox) atau cacar monyet (monkeypox).
Trending di Health