Menu

Mode Gelap
 

News · 9 Jun 2023 10:14 WIB ·

Proporsional Terbuka dan Proporsional Tertutup: Perbedaan Keduanya


 Tulisanrakyat.com/Pexel/EdmondDantes Perbesar

Tulisanrakyat.com/Pexel/EdmondDantes

Tulisanrakyat.com – Di banyak negara, sistem pemilihan yang umum digunakan adalah sistem proporsional, yang memungkinkan representasi yang lebih adil bagi partai politik dan kelompok-kelompok minoritas.

Dalam sistem proporsional, ada dua jenis utama yang sering digunakan: sistem proporsional terbuka dan proporsional tertutup.

Berikut ini adalah perbedaan antara kedua sistem ini dalam konteks Pemilu 2024.

BACA JUGA: PPS Cempaka Putih Adakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perubahan Pemilih

1. Sistem Proporsional Terbuka

Sistem proporsional terbuka adalah sistem di mana pemilih memilih langsung kandidat individual daripada memilih partai politik.

Dalam sistem ini, partai politik memiliki daftar kandidat yang terbuka untuk umum.

Pemilih dapat memilih kandidat individu dari berbagai partai politik yang berbeda.

Partai-partai kemudian memperoleh kursi berdasarkan jumlah suara yang diperoleh oleh kandidat mereka.

Beberapa perbedaan utama dari sistem ini adalah sebagai berikut:

a. Pemilih memiliki lebih banyak kebebasan

Dalam sistem proporsional terbuka, pemilih memiliki kebebasan untuk memilih kandidat individu dari berbagai partai politik.

Hal ini memberikan pemilih kekuatan yang lebih besar dalam memilih perwakilan mereka dan memisahkan kandidat dari partai yang mungkin tidak mereka dukung sepenuhnya.

b. Keterwakilan yang lebih langsung

Dalam sistem terbuka, kandidat individual harus berkompetisi satu sama lain untuk mendapatkan suara pemilih.

Ini dapat mendorong kandidat untuk lebih terhubung dengan pemilih secara langsung dan mewakili kepentingan mereka dengan lebih baik.

c. Potensi konflik internal dalam partai

Sistem terbuka dapat menyebabkan persaingan internal yang lebih besar dalam partai politik.

Kandidat dari partai yang sama akan bersaing satu sama lain untuk mendapatkan dukungan pemilih.

Ini dapat menciptakan konflik internal dan mempengaruhi stabilitas partai.

2. Sistem Proporsional Tertutup

Sistem proporsional tertutup adalah sistem di mana pemilih memilih partai politik, bukan kandidat individual.

Dalam sistem ini, partai politik memiliki daftar kandidat internal yang telah ditentukan sebelumnya.

Jumlah suara yang diperoleh oleh setiap partai politik menentukan jumlah kursi yang mereka peroleh dalam pemilihan.

Beberapa perbedaan utama dari sistem ini adalah sebagai berikut:

a. Partai politik memiliki kendali yang lebih besar

Dalam sistem proporsional tertutup, partai politik memiliki kendali penuh atas daftar kandidat mereka.

Pemilih memilih partai politik, dan urutan kandidat dalam daftar ditentukan oleh partai politik itu sendiri.

Pemilih memiliki sedikit atau tanpa pengaruh langsung pada pemilihan kandidat individu.

b. Stabilitas partai yang lebih tinggi

Dalam sistem tertutup, partai politik memiliki kontrol yang lebih besar atas urutan kandidat dalam daftar mereka.

Ini dapat mengurangi persaingan internal dan meningkatkan stabilitas partai.

Partai politik dapat merencanakan dengan lebih baik dan memastikan kandidat yang diinginkan mereka terpilih.

c. Pemilih cenderung memilih partai

Dalam sistem tertutup, pemilih cenderung memilih partai politik berdasarkan program dan platform mereka, bukan kandidat individual.

Ini dapat mengarah pada pemilihan yang lebih terpusat pada partai politik utama dan mengurangi peran kandidat individu.

Dalam konteks Pemilu 2024, pemilihan sistem proporsional terbuka atau tertutup dapat memiliki implikasi yang signifikan pada hasil pemilihan dan wakil rakyat yang terpilih.

Keputusan untuk menggunakan sistem mana harus mempertimbangkan konteks politik, budaya, dan kebutuhan masyarakat.**

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Komeng Is Coming to Senayan: Warna Baru di DPD

25 February 2024 - 10:21 WIB

Kehadiran Komeng di Senayan merupakan sebuah gebrakan yang menarik dan menjanjikan meskipun akan ada tantangan dan skeptisisme.

Karang Taruna Kelurahan Rempoa Unit 6 Bersihkan Jalan dari APK

19 February 2024 - 08:01 WIB

Karang Taruna Rempoa Unit 6, dibantu warga setempat, mengadakan kerja bakti membersihkan jalan dari alat peraga kampanye.

Kolaborasi Filantropi Muda Indonesia Himpun 4,7 Miliar untuk Palestina

20 November 2023 - 15:18 WIB

Apa yang terjadi di Gaza saat ini membuat Filantropi Muda Indonesia (FMI) bergerak untuk membantu warga Palestina.

KOKAM SAR Pemuda Muhammadiyah Tangerang Selatan Ikut Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana

14 November 2023 - 08:10 WIB

KOKAM, bagian terpenting dari Pemuda Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan, sberikhtiar untuk menjadi garda terdepan misi kemanusiaan.

Santri TPQ Attaubah Kumpulkan Donasi untuk Palestina

7 November 2023 - 12:07 WIB

Donasi ini dilakukan untuk menumbuhkan solidaritas anak-anak terhadap anak-anak seusianya di Palestina yang sedang dilanda perang.

PCM Ciputat Timur Gelar Musyawarah Cabang Ketiga

24 September 2023 - 17:02 WIB

PCM Ciputat Timur, Tangerang Selatan, mengadakan musyawarah cabang ketiga di SMP 17 Muhammadiyah pada Minggu, 24 September 2023.
Trending di News