Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan & Pengetahuan Umum · 6 Jun 2023 09:46 WIB ·

Tes Menulis di TOEFL iBT dan IELTS: Aspek yang Dinilai


 Sumber Foto: Tulisanrakyat.com/Freepik Perbesar

Sumber Foto: Tulisanrakyat.com/Freepik

Tulisanrakyat.com – Tes menulis merupakan salah satu bagian penting dari TOEFL iBT (Test of English as a Foreign Language internet-based test) dan IELTS (International English Language Testing System).

Pada bagian ini, kemampuan peserta untuk mengekspresikan ide secara tertulis dalam Bahasa Inggris akan dinilai.

Di bawah ini adalah aspek-aspek yang dinilai dalam tes menulis di TOEFL iBT dan IELTS.

1. Struktur dan Organisasi Tulisan

Salah satu aspek penting yang dinilai adalah kemampuan peserta dalam mengatur struktur tulisan secara teratur dan terorganisir.

Peserta diharapkan dapat membangun paragraf yang koheren dan menghubungkannya dengan baik untuk membentuk suatu essay atau tulisan berstruktur.

Kemampuan untuk memperkenalkan topik, menyajikan argumen dengan baik, dan menyimpulkan dengan tepat juga dievaluasi dalam aspek ini.

BACA JUGA: Tes Lisan TOEFL iBT dan IELTS: Aspek Apa yang Dinilai?

2. Pengembangan Ide

Tes menulis di TOEFL iBT dan IELTS juga menilai kemampuan peserta dalam mengembangkan ide-ide dalam tulisannya.

Peserta diharapkan mampu memberikan contoh dan bukti yang relevan, serta menjelaskan dengan jelas dan terperinci.

Kemampuan untuk mengorganisir ide-ide yang ada dan menyajikannya secara logis dan sistematis merupakan keterampilan penting yang dinilai dalam aspek ini.

3. Kosakata dan Ekspresi

Kemampuan peserta dalam menggunakan kosakata yang tepat dan ekspresi yang variatif juga menjadi fokus penilaian dalam tes menulis di TOEFL iBT dan IELTS.

Peserta diharapkan mampu menggunakan kosakata yang sesuai dengan konteks dan tingkat keformalan tulisan, serta menghindari pengulangan yang berlebihan.

Pemilihan kata yang tepat dan kemampuan untuk menyampaikan gagasan dengan jelas dan efektif juga dievaluasi dalam aspek ini.

4. Tata Bahasa dan Penggunaan Struktur Kalimat

Tes menulis juga mengevaluasi kemampuan peserta dalam menggunakan tata bahasa yang benar dan struktur kalimat yang variatif.

Peserta diharapkan mampu menggunakan tenses yang tepat, menghindari kesalahan gramatikal, dan menguasai struktur kalimat yang berbeda.

Kemampuan untuk mengorganisir pikiran dan gagasan dalam kalimat yang jelas dan padu menjadi kunci dalam aspek ini.

5. Kedalaman Analisis dan Argumen

Dalam tes menulis, peserta juga dinilai berdasarkan kemampuan mereka dalam menganalisis topik secara mendalam dan menyajikan argumen yang kuat.

Peserta diharapkan mampu mengemukakan pendapat yang berdasar pada pemahaman yang baik terhadap topik yang diberikan.

Kualitas argumen yang disampaikan, termasuk pendapat yang berimbang dan dukungan yang konsisten, juga menjadi faktor penilaian dalam aspek ini.

Dalam tes menulis di TOEFL iBT dan IELTS, peserta diberikan waktu terbatas untuk menyelesaikan tugas menulis mereka.

Oleh karena itu, penting bagi peserta untuk mengembangkan strategi yang efektif dalam merencanakan, menulis, dan merevisi tulisan mereka dalam batasan waktu yang diberikan.

Penting bagi peserta untuk memahami aspek-aspek yang dinilai dalam tes menulis di TOEFL iBT dan IELTS agar dapat mempersiapkan diri dengan baik.

Dengan latihan dan pemahaman yang memadai, peserta dapat meningkatkan kemampuan menulis mereka dan mencapai skor yang diharapkan dalam tes ini.**

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akhiran S (Suffix S) dan Apostrophe (‘) S

28 March 2024 - 10:14 WIB

Akhiran S atau Suffix S dan Apostrophe S adalah dua hal yang perlu mendapatkan perhatian dari mereka yang belajar Bahasa Inggris.

Wajib Belajar Pendidikan Dasar: Kenapa Harus 6 dan Lalu 9 Tahun?

25 March 2024 - 15:34 WIB

Wajib Belajar Pendidikan Dasar merupakan program Pemerintah untuk menjawab kebutuhan dan tantangan zaman di masa depan.

Haus dan Lapar: Thirsty and Hungry

6 March 2024 - 10:18 WIB

Pada bulan Ramadhan kaum muslimin di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa, yaitu menahan rasa haus dan lapar.

Juga

17 February 2024 - 06:47 WIB

Di dalam konteks kaidah Bahasa Indonesia, kata ‘juga’ bisa digunakan untuk menyatakan persetujuan baik dalam kalimat positif maupun negatif.

Word Order

16 February 2024 - 21:08 WIB

Word order secara harfiah adalah susunan (tatanan) kata. Susunan kata bisa mempengaruhi makna suatu kata majemuk, frasa atau bahkan kalimat.

Mumpung dan Aji Mumpung

24 January 2024 - 07:18 WIB

Kata ‘mumpung’ adalah kata keterangan dan sering dimajemukkan dengan kata ‘aji’, menjadi ‘aji mumpung’ yang berfungsi sebagai kata benda.
Trending di Pendidikan & Pengetahuan Umum